Struktur Aplikasi Java



Pada postingan kali ini kita akan mempelajari struktur aplikasi java, di dalam aplikasi java kita akan menggunakan package untuk mengorganisasi class-class dalam package agar rapi dan dipisahpisahkan berdasarkan fungsinya. Import digunakan untuk mengimport class yang berada dalam package yang berbeda. Class-class dalam modul yang sama biasanya diletakkan dalam satu jar agar mudah didistribusikan, class-class dalam jar ini biasa juga disebut sebagai library. Kalau aplikasi memerlukan class dari jar lain, kita harus meletakkan jar tersebut di dalam classpath agar bisa ditemukan oleh JVM.

Semua konsep package, import, jar dan classpath sangat penting untuk mengatur struktur aplikasi Java. Dengan pengaturan yang rapi aplikasi bisa mudah dipelihara dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk mempelajari kodenya. Kita akan bahas satu per satu konsep-konsep tersebut di bab berikutnya.

Package

Pakcage dalam java adalah sebuah mekanisme untuk mengorganisasi penamaan class ke dalam modul-modul.  Class yang mempunyai fungsionalitas serupa dan kemiripan cukup tinggi biasanya diletakkan dalam satu package yang sama. Kalau ingin menggunakan class lain yang 
berada dalam package yang berbeda harus diimport terlebih dahulu menggunakan keyword import. Class-class dalam package agar mudah didistribusikan biasanya diletakkan dalam satu buah jar yang pada dasarnya adalah sebuah fle zip saja. 

Paragraf di atas menerangkan hubungan antara package, import dan jar dalam aplikasi java. Selanjutnya kita akan belajar bagaimana membuat package dan mengimport class dari package lain, kemudian membuat fle jar dari class yang sudah dicompile. 

Selain bertujuan untuk mengorganisasi class, package juga digunakan untuk menghindari penamaan class yang bisa bertubrukan dalam aplikasi Java. Kalau kita membuat sebuah class dengan nama yang sangat umum, misalnya class User, kemungkinan besar developer lain akan membuat class dengan nama yang sama, nah bagaimana kalau kita menggunakan library yang didalamnya terdapat nama class yang sama dengan class yang kita buat? class manakah yang akan dipilih oleh Java? masalah penamaan ini dipecahkan dengan menggunakan package. 

Package dimana sebuah class berada akan menjadi bagian dari nama lengkap sebuah class, misalnya class String sebenarnya nama lengkapnya adalah java.lang.String karena class String berada dalam package lang.util. Untuk menghindari penamaan class yang sama, setiap developer disarankan untuk menggunakan package yang unique untuk aplikasi yang digunakan. Misalnya ada 2 buah class dengan nama ClassA, yang satu berada di dalam package a.b.c sehingga nama lengkapnya adalah a.b.c.ClassA sendangkan satu lagi berada di dalam package d.e.f sehingga nama classnya adalah d.e.f.ClassA.

Bagaimana menjamin nama package yang unique? gunakan nama domain website institusi anda, maka anda akan mendapatkan nama package yang unique. Ada sebuah aturan tidak tertulis dari Sun untuk menggunakan nama domain institusi yang dibalik untuk digunakan sebagai package diikuti dengan nama aplikasi. 

Misalnya kita bekerja untuk perusahaan PT coding sejahtera yang mempunyai website codings.com, kemudian kita membuat aplikasi keuangan yang disingkat dengan AKCS (aplikasi keuangan coding sejahtera) maka kita akan membuat package dengan com.codings.akcs. Bagaimana kalau kita membuat aplikasi opensource? gunakan nama domain dimana project tersebut dihosting. Misalnya untuk class-class yang digunakan di buku ini akan menggunakan package com.googlecode.projecttemplate.pos, hal ini karena kode dalam buku ini dihosting di project-template.googlecode.com dan nama aplikasinya adalah pos (point of sales). 

Package pada dasarnya adalah struktur folder untuk meletakkan kode fle java, tetapi tidak bisa sembarangan menyusun struktur folder ini, hal ini dimaksudkan agar kode lebih rapi, teratur dan tidak bercampur campur. 

Untuk membuat package kita akan menggunakan contoh kode class Person di atas, tetapi kita letakkan di dalam package  com.googlecode.projecttemplate.pos.model. Langkah pertama kita buat struktur folder  com\googlecode\projecttemplate\pos\model : 

$ mkdir com 
$ mkdir com/googlecode
$ mkdir com/googlecode/projecttemplate
$ mkdir com/googlecode/projecttemplate/pos
$ mkdir com/googlecode/projecttemplate/pos/model

Setelah itu buat fle Person.java dengan kode di bawah ini 

package com.googlecode.projecttemplate.pos.model; 
public class Person{  
   private Long id;  
   private String nama;  
   public String getNama(){    
   return nama;  
   }  
   public void setNama(String nm){    
   nama = nm;  
   }  
   public Long getId(){    
   return id;  
   }
  public void setId(Long i){    
  id = i;  
  } 
}

Perbedaan class Person di atas dengan class Person di contoh sebelumnya berada pada baris pertama dimana ada keyword package untuk mendeklarasikan di pacakge apa class Person ini berada. Cara mengcompile class yang berada dalam package di atas seperti di bawah ini : 

$ javac com/googlecode/projecttemplate/pos/model/Person.java

Setelah mengenal package, kita akan belajar bagaimana menggunakan import untuk mendeklarasikan class-class yang berada di dalam package yang berbeda.


Import 

Import digunakan untuk menyederhanakan penulisan class. Tanpa menggunakan import kita harus menuliskan nama lengkap class besarta packagenya. Dengan menggunakan import, kita deklarasikan di mana class yang digunakan tersebut berada sehingga selanjutnya tidak perlu lagi menuliskan nama package dari sebuah class.

Ada dua pengecualian di mana import tidak diperlukan, pertama untuk class-class yang berada dalam package yang sama dan kedua adalah class-class yang berada dalam package java.lang. Kita akan membuat interface yaitu PersonDao yang di dalamnya ada class Person, nah kedua class ini akan berada dalam package yang berbeda sehingga di dalam interface PersonDao harus mengimport class Person. 

Pertama kita buat dulu struktur folder untuk PersonDao : 

$ mkdir com/googlecode/projecttemplate/pos/dao 

Setelah itu buat interface PersonDao dengan menyertakan package dan import 

package com.googlecode.projecttemplate.pos.dao; 
import com.googlecode.projecttemplate.pos.model.Person; 
public interface PersonDao{  
  void save(Person p);  
  void delete(Person p);  
  Person getById(Long id); 
}


Kalau menulis kode dengan menggunakan text editor biasa rasanya cukup repot menangani import ini, misalnya ada 20 class yang digunakan dalam satu class, maka harus ada 20 baris import untuk setiap class. Untuk sedikit memudahkan proses import ini bisa menggunakan wildcard (*), jadi kita bisa import sekaligus semua class dalam satu package dengan menggunakan wildcard ini. Contohnya di bawah ini :

import com.googlecode.projecttemplate.pos.model.*;

Import di atas akan menyertakan semua class di dalam package model, tetapi kelemahanya adalah proses pencarian class di dalam package menjadi sedikit lebih lama pada waktu eksekusi program, kalau tidak terpaksa sebaiknya import menggunakan wildard dihindari. Nantinya kalau sudah menggunakan IDE seperti NetBeans proses import ini menjadi sangat gampang karena dibantu oleh feature dari NetBeans tidak perlu lagi menggunakan wildcard. 

Jar

Sampai di sini kita sudah tahu bagaimana class, package dan import bekerja. Nah kalau classnya sudah banyak, kita bisa mengumpulkanya menjadi satu agar mudah untuk didistribusikan. Kumpulan class yang disimpan dalam satu fle disebut jar (Java Archive). Jar sebenarnya hanyalah fle zip semata, kalau punya aplikasi yang bisa membuka fle zip kita juga bisa membuka fle jar. Kalau di windows bisa klik kanan fle jar kemudian open with winzip, isi dari fle jar bisa dilihat dengan gampang. Jar bisa dibuat dengan menggunakan command line tools dari JDK yaitu jar. Di bagian sebelumnya kita sudah membuat dua class yaitu Person dan PersonDao, kedua class ini akan diletakkan di dalam fle jar dengan nama pos.jar, caranya sangat gampang, gunakan tools jar
dari JDK seperti di bawah ini : 

$ jar cvf pos.jar .

Di dalam fle jar terdapat meta data untuk menerangkan isi dari fle jar tersebut yang disebut sebagai manifest. File manifest.mf berisi keterangan tentang jar, misalnya kapan dibuatnya, dibuat oleh siapa, apa nama main classnya dan seterusnya. File manifest.mf harus diletakkan di dalam folder META-INF. Jar yang dibuat oleh tool jar dari JDK akan dibuatkan fle manifest default yang berisi keterangan sederhana. Setelah mengerti konsep dari jar, berikutnya kita belajar tentang classpath. Classpath digunakan untuk mendefnisikan di mana saja java bisa menemukan class yang diperlukan oleh aplikasi.

Classpath 

Classpath adalah cara java untuk menemukan di mana fle jar yang berisi library class yang digunakan dalam aplikasi. Kalau class yang digunakan tidak ditemukan dalam classpath, maka java akan mengeluarkan ClassNotFoundException. Kesalahan ini sering kali terjadi dan kita bisa langsung menyimpulkan bahwa class yang diperlukan tidak berada dalam classpath.

Newbie sering kebingungan dengan error ini, maka saya merasa perlu untuk menerangkan konsep classpath dengan sedikit panjang lebar agar tidak terjadi kebingungan. Newbie yang belajar membuat aplikasi dari awal menggunakan IDE seperti NetBeans sering kebingungan ketika akan menginstall aplikasi, biasanya pertanyaan yang muncul adalah bagaimana membuat versi exe dari aplikasi java yang sudah dibuat. Saya bisa menjamin bahwa membuat exe dari program java yang sudah dibuat adalah tindakan sia sia, pertama karena malah akan menghilangkan feature utama java : run anywhere, ingat exe tidak bisa jalan di OS selain windows. Kedua karena convert java ke exe tidak gampang, perlu tools yang mahal harganya dan tidak ada jaminan bahwa hasil convert ke exe akan bisa jalan mulus seperti aslinya.

Nah kalau tidak diconvert ke dalam exe bagaimana cara membuat launcher agar user tinggal klik dua kali dan aplikasi jalan? Jawabanya adalah dengan membuat fle bat di windows atau fle sh di selain windows. Di dalam fle bat / sh tersebut terdapat command line untuk menjalankan aplikasinya. Untuk membuatnya diperlukan sedikit pengetahuan tentang classpath ini.

Di bagian sebelumnya kita sudah belajar membuat sebuah fle jar yang berisi dua buah class : Person dan PersonDao, nah kita sekarang akan membuat sebuah class lagi yang akan mengimport class Person dan mempunyai main method agar bisa dijalankan. Namakan saja classnya adalah ClasspathExercise, kemudian simpan class ini di folder yang berbeda dengan folder sebelumnya. Misalnya folder sebelumnya ada di c:\sample-code, buat lagi sebuah folder kosong di c:\samplecode-classpath.

import com.googlecode.projecttemplate.pos.model.Person;
public class  ClasspathExercise{
  public void main(String[] args){ 
   Person p = new Person(); 
   p.setName("ini nama person"); 
   System.out.println(p.getName());
  }
}

Compile class di atas menggunakan javac

$ javac  ClasspathExercise.java

kalau class di atas dijalankan seperti di bawah ini tanpa classpath maka akan keluar ClassNotFoundException :

$ java ClasspathExercise
Exception in thread "main" java.lang.NoClassDefFoundError:
com/googlecode/projecttemplate/pos/model/Person
    at ClasspathExercise.main(ClasspathExercise.java:4)
Caused by: java.lang.ClassNotFoundException:
com.googlecode.projecttemplate.pos.model.Person     
at java.net.URLClassLoader$1.run(URLClassLoader.java:202)
     at java.security.AccessController.doPrivileged(Native Method)
     at java.net.URLClassLoader.findClass(URLClassLoader.java:190
     at java.lang.ClassLoader.loadClass(ClassLoader.java:307)
     at sun.misc.Launcher$AppClassLoader.loadClass(Launcher.java:301)
     at java.lang.ClassLoader.loadClass(ClassLoader.java:248)
     ... 1 more


Classpath seperti yang sudah kita bahas di atas, digunakan untuk memberitahu java di mana bisa menemukan class-class yang dibutuhkan. Nah kalau cara menjalankan kodenya diganti dengan seperti di bawah ini :

$ java -cp c:\sample-code\pos.jar;.
    ClasspathExercise ini nama person
$

Perhatikan command line di atas, terdapat argumen -cp yang menandakan bahwa kita akan mendefnisikan daftar classpath. File jar dan folder bisa dimasukkan sebagai daftar classpath, seperti contoh di atas kita mendaftarkan fle jar c:\sample-code\pos.jar dan folder yang sedang aktif,  diwakili dengan tanda titik (.).

Kalau anda bekerja di linux / unix terdapat perbedaan di tanda pemisah antar classpath, kalau windows menggunakan titik koma(;), OS selainya menggunakan titik dua(:) seperti di bawah ini

$ java -cp /Users/ifnu/sample-code/pos.jar:.
   ClasspathExercise ini nama person
$

Kita juga bisa menggunakan relative path supaya tidak terjadi error kalau flenya dipindahpindah ke folder lain :

$ java -cp ../sample-code/pos.jar:.
  ClasspathExercise ini nama person
$

Nah kembali lagi ke masalah fle bat / sh yang sudah kita bahas sebelumnya. Kita bisa meletakkan perintah di atas ke dalam fle ini dan mengeksekusi kedua fle tersebut layaknya executable file.

Setelah java 6 terdapat feature wildcard di classpath, dimana kita bisa menginclude semua fle jar yang ada dalam sebuah folder. Sebelum feature ini ada, kita harus mendaftarkan semua fle jar satu per satu ke dalam classpath. Perintah di atas bisa sedikit diubah menjadi seperti di bawah ini :

Sampai di sini kita sudah belajar hal-hal dasar tentang class, package, import, jar dan classpath. Berikutnya kita akan belajar lebih banyak tentang bahasa java dan OOP.

sampai disini dulu semoga dapat bermanfaat bagi kita semua yak.. Terimakasih..:) 

Database, DBMS dan RDBMS

   Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut (http://id.wikipedia.org/wiki/Database). Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer. 

  Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System). DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang ada. 

   Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel. Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dsb. 

  Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain : 
- Microsoft SQL Server - http://www.microsoft.com/sql/
- MySQL – http://www.mysql.com


Beberapa Istilah Database 

Table 
   Sebuah tabel merupakan kumpulan data (nilai) yang diorganisasikan ke dalam baris (record) dan kolom (field). Masing-masing kolom memiliki nama yang spesifik dan unik.

Field
  Field merupakan kolom dari sebuah table. Field memiliki ukuran type data tertentu yang menentukan bagaimana data nantinya tersimpan. 

Record
   Field merupakan sebuah kumpulan nilai yang saling terkait. 

Key
  Key merupakan suatu field yang dapat dijadikan kunci dalam operasi tabel. Dalam konsep database, key memiliki banyak jenis diantaranya Primary Key, Foreign Key, Composite Key, dll. 

SQL
   SQL atau Structured Query Language merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL sering disebut juga sebagai query.



Hierarki Database 

   Dalam konsep database, urutan atau hierarki database sangatlah penting. Urutan atau hierarki database digambarkan dalam gambar sbb :






MySQL 

   MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

   Tidak seperti PHP atau Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
   MySQL dapat didownload di situs resminya, http://www.mysql.com.

Fitur-fitur MySQL antara lain :
- Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
- Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada di komputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer lain yang berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
- Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language) merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
- Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select dalam select (sub select).
- Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0
- Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0
- Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun masih terbatas.
- Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan kemampuan trigger pada versi 5.1.
- Mendukung replication.
- Mendukung transaksi.
- Mendukung foreign key.
- Tersedia fungsi GIS.
- Free (bebas didownload)
- Stabil dan tangguh
- Fleksibel dengan berbagai pemrograman
- Security yang baik
- Dukungan dari banyak komunitas
- Perkembangan software yang cukup cepat.

Nah.. untuk postingan kali ini itu saja yang bisa kami sampaikan.. terimakasih. :)

REPEATER, BRIDGE DAN NETWORK INTERFACE CARD (NIC)

1. Repeater

Repeater adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) & untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI (accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.

Fungsi Repeater diantaranya:

   - Untuk mengover daerah-daerah yang sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
   - Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari Server (pemancar).
   - Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang berasal dari Server.

Kelebihan :

   - Dapat memperkuat sinyal.
   - Sebuah digital perangkat yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
   - Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.

Kekurangan :

   - Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi.
   - Memperpanjang jarak fisik jaringan
   - Khusus terhubung media yang berbeda






2. Bridge

Bridge adalah sebuah komponen jaringan komputer yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat dipakai untuk menggabungkan 2 (dua) buah media jaringan yang berbeda, seperti misalnya antara media kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair) dengan kabel serat optic/dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.

Fungsi Bridge diantaranya:
  - Bridge berfungsi sebagai pembagi sebuah jaringan sehingga menjadi dua buah jaringan. Bridge dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar bisa berjalan dengan teratur.

Kelebihan Bridge :

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh perangkat keras jaringan yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari bridge :

- Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan.
Salah satu hal yang dapat diandalkan dari penggunaan bridge sebagai perangkat keras jaringan adalah dapat mempermudah proses monitoring sebuah jaringan

- Dapat membantu kemanaan data dari sebuah organisasi
Bridge merupakan salah satu alternative perluasan sebuah jaringan, namun tetap dengan mempertahankan aspek internal. Sehingga meskipun dengan menggunakan bridge, sebuah jaringan bisa ditarik keluar pulau, namun jaringan tersebut tetap menggunakan prinsip LAN dan intranet.

Kekurangan Bridge :

- Bridge tidak dapat memblokir paket broadcast
- Menambah delay pada jaringan.
- Bila alamat yang di terima tidak di kenal oleh bridge, maka dapat di siarkan berita ke jaringan segmen.
- Bridge hanya mempunyai satu broadcat domain.
- Tehnik bridging dapat mengonsumsi banyak bandwidth






3. Pengertian NIC

NIC adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.

Fungsi NIC diantaranya :

- Sebagai media yang pengirimkan data ke komputer yang lain di dalam jaringan.
- Mengontrol data flow diantara komputer & sistem kabel.
- Sebagai penenerima data yang dikirim dari komputer/PC lain lewat kabel & menerjemahkannya ke dalam bit yang bisa dimengerti oleh komputer.



Nahh..untuk sekarang hanya itu yang dapat kami sampaikan semoga bisa bermanfaat bagi semua yak..:)

PHP MySQL Untuk Pemula


Pada tutorial Lengkap belajar PHP MySQL untuk pemula ini mencakup dasar-dasar pemrograman MySQL dengan PHP. MySQL adalah sistem manajemen database yang populer. PHP tersedia gratis dan bisa bekerja dengan hampir semua perangkat lunak database, termasuk Oracle dan Sybase tetapi paling sering digunakan adalah database MySQL. Seperti PHP, perangkat lunak database MySQL tersedia secara gratis.

Karena PHP dan MySQL disediakan secara gratis, maka tidak heran jika banyak pengembang web menggunakan PHP dan MySQL. Selain gratis, PHP dan MySQL sangat stabil untuk diaplikasikan pada software skala kecil maupun besar. Banyak CMS yang telah memanfaatkan PHP dan MySQL, contohnya WordPress, Joomla, Drupal dan sebagainya.

Tutorial PHP: PHP secara singkat

- PHP adalah perangkat lunak open-source alias gratis
- PHP kependekan dari PHP: Hypertext Preprocessor (Personal Home Page).
- PHP adalah bahasa skrip server-side, lawan dari Javascript yang client-side.
- PHP hampir bisa mendukung kebanyakan database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll.)
- PHP didukung hampir semua Sistem Operasi (OS).

Tutorial MySQL: MySQL secara singkat

- MySQL adalah perangkat lunak server database open-source alias gratis
- MySQL bisa diaplikasikan dengan baik pada aplikasi skala kecil ataupun besar.
- MySQL didukung hampir semua Sistem Operasi (OS).
- Belajar PHP MySQL: Persiapan awal
- Sebelum melangkah lebih jauh, diharapkan anda sudah memahami poin dibawah ini:

Anda sudah memahami dasar-dasar MySQL dan PHP.

- Download dan sudah menginstal versi terbaru dari MySQL.
- Download dan sudah menginstal Apache versi terbaru.
- Mengetahui username dan password server MySQL.

Sebelum kita melanjutkan langkah selanjutnya sebaiknya kita terlebih dahuu menginstal xampp .

Download XAMPP untuk Windows
Dalam tutorial ini menggunakan XAMPP Windows versi 1.8.2, mungkin sekarang sudah ada update terbaru dari XAMPP. Jika anda menemukan XAMPP versi terbaru dari yang versi yang digunakan pada tutorial ini, anda masih bisa mengikuti tutorial ini karena setahu saya cara install XAMPP dari versi ke versi tidak ada perubahan yang mencolok.

XAMPP tersedia dalam tiga format file:

EXE , .7z – File 7zip, ZIP – Compressed file zip. Dari ketiga format tersebut, yang paling mudah untuk diinstall adalah yang format EXE, karena itu dalam tutorial ini akan menggunakan format EXE.

Jika Anda ingin men-download yang versi 1.8.2, Anda dapat men-download instaler XAMPP versi tersebut dengan mengunjungi url download dibawah ini (Ukuran 102MB).

Klik Di sini

Atau anda ingin men-download yang versi terbaru dengan mengunjungi url halaman:

Klik Di sini

nahh.. untuk sekarang hanya itu yang dapat kami sampaikan semoga bisa bermanfaat bagi semua yak..


Diberdayakan oleh Blogger.